Kembali Ke List News

Perlukah Pendidikan Karakter untuk anak ?

Sebelum membahas mengenai perlukah pendidikan karakter untuk anak, lebih baiknya kita mengerti apa itu pendidikan karakter. Saya ambil dari wikipedia indonesia, Pendidikan Karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik.

Pendidikan Karakter

Karakter sendiri merupakan cerminan dari kepribadian secara utuh dari seseorang. Pendidikan karakter lebih tepatnya sebagai pendidikan budi pekerti yang mempelajari mengenai tata krama , sopan santun, dan adat istiadat yang menjadikan pendidikan karakter semacam ini lebih menekankan kepada perilaku-perilaku aktual tentang bagaimana seseorang dapat disebut berkepribadian baik atau tidak baik berdasarkan norma-norma yang bersifat kontekstual dan kultural.

Menurunnya kualitas moral orang dewasa, terutama di kalangan pelajar membuat meningkatnya aksi kriminal dikalangan pelajar. Banyak berita di TV atau di surat kabar yang memberitakan tentang aksi anarkis pelajar dari tawuran, pergaulan bebas, pembunuhan, terlibat narkoba dan masih banyak lagi. Untuk itulah pendidikan Karakter anak dari dini sangat perlu agar karakter anak terbentuk sejak dini.

Menurut Lickona ada tujuh alasan mengapa pendidikan karakter itu harus disampaikan:

  1. Merupakan cara terbaik untuk menjamin anak-anak (siswa) memiliki kepribadian yang baik dalam kehidupannya;
  2. Merupakan cara untuk meningkatkan prestasi akademik;
  3. Sebagian siswa tidak dapat membentuk karakter yang kuat bagi dirinya di tempat lain;
  4. Mempersiapkan siswa untuk menghormati pihak atau orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat yang beragam;
  5. Berangkat dari akar masalah yang berkaitan dengan problem moral-sosial, seperti ketidaksopanan, ketidakjujuran, kekerasan, pelanggaran kegiatan seksual, dan etos kerja (belajar) yang rendah;
  6. Merupakan persiapan terbaik untuk menyongsong perilaku di tempat kerja; dan
  7. Mengajarkan nilai-nilai budaya merupakan bagian dari kerja peradaban.

 

 

Kembali Ke List News

Sekolahgratis.org

Subscribe Now!